Tulisan Hishamuddin Rais yang menggugah diambang Bersih 4

Pada tahun 1926 seorang intelektual Melayu terunggul bernama Ibrahim Gelar Datuk Sutan Malaka – lebih dikenali sebagai Tan Melaka sedang dalam pelarian di Tokyo Jepun. Nasionalis kiri Melayu Tan Malaka ini telah menulis dan merakamkan pengalaman dirinya untuk menjadi panduan kita hingga ke hari ini.

Mengikut pandangan sosok intelektual kiri ini: Senjata kaum feudal dan kaum kapitalis adalah peluru dan perang. Senjata kaum buruh dan rakyat tertindas ialah agitasi, mogok dan demonstrasi.

Ini padangan yang dimunculkan  89 tahun dahulu. Hari ini pada tahun 2015 pandangan ini  masih kekal abadi sebagai satu tindakan politik yang tepat dan tuntas. Agitasi, mogok dan demonstrasi masih menjadi senjata kaum tertindas anak semua bangsa diseluruh dunia.

Klik untuk baca rencana penuh TURUN BERDEMO 34 JAM

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *